Breaking News
"Berita" adalah sajian informasi terkini yang mencakup peristiwa penting, fenomena sosial, perkembangan ekonomi, politik, teknologi, hiburan, hingga bencana alam, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Kontennya disusun berdasarkan fakta dan disampaikan secara objektif, akurat, dan dapat dipercaya sebagai sumber referensi publik.
Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Bangli Melesat Jadi Kabupaten Sangat Inovatif, Tapi Partisipasi OPD Masih Rendah

cek disini

Bangli Melesat Jadi Kabupaten Sangat Inovatif, Tapi Partisipasi OPD Masih Rendah

Kabar Bangli- Kabupaten Bangli kini resmi mencatatkan lonjakan signifikan pada Indeks Inovasi Daerah (IID). Dari angka 36,51 pada 2022, melonjak drastis menjadi 63,33 pada 2024 hingga meraih predikat “Sangat Inovatif”. Pencapaian ini dipaparkan oleh Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, dalam Webinar Pengembangan Inovasi Daerah yang digelar secara daring, Selasa (23/9/2025).

Webinar ini diikuti secara luas oleh pimpinan perangkat daerah (PD), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), camat, lurah, perbekel, kepala puskesmas, hingga kepala sekolah dasar dan menengah di seluruh Kabupaten Bangli. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa isu inovasi kini semakin mendapat perhatian di tingkat daerah.

Bangli Melesat Jadi Kabupaten Sangat Inovatif, Tapi Partisipasi OPD Masih Rendah
Bangli Melesat Jadi Kabupaten Sangat Inovatif, Tapi Partisipasi OPD Masih Rendah

Baca Juga : Wayne Rooney Bongkar Rahasia: PlayStation Jadi Kunci Sukses MU Era Sir Alex

Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Bangli, I Nengah Wikrama, menjelaskan bahwa kenaikan indeks ini membawa Bangli melesat ke peringkat ke-54 nasional dan posisi ketiga di tingkat Provinsi Bali. Jumlah inovasi yang dilaporkan pun meningkat tajam, dari hanya 7 inovasi pada 2022 menjadi 53 inovasi pada 2024. Berdasarkan perhitungan mandiri, pada 2025 IID Bangli bahkan diprediksi bakal kembali naik menjadi 73,96 dengan total 106 inovasi.

“Lonjakan ini menunjukkan bahwa semangat berinovasi mulai tumbuh di Bangli. Tapi untuk menjadi kabupaten terinovatif, partisipasi semua pihak masih sangat kita butuhkan,” ujar Nengah.

Meski prestasi ini patut dibanggakan, Wakil Bupati I Wayan Diar menyoroti rendahnya keterlibatan unit kerja di lingkungan Pemkab Bangli. Berdasarkan data Innovations Government Award (IGA) 2025, hanya 68 dari 317 organisasi perangkat daerah (OPD) atau unit kerja (21,45%) yang telah melaporkan inovasinya.

“Data ini menunjukkan tingkat partisipasi kita masih sangat rendah,” tegas Wayan. “Andai 50 persen saja OPD dan unit kerja berpartisipasi, kita akan sangat mudah mewujudkan Bangli sebagai kabupaten terinovatif,” tambahnya.

Ia menekankan bahwa inovasi tidak selalu berarti teknologi canggih atau proyek mahal. Bentuk inovasi juga bisa berupa perubahan pola kerja, penyederhanaan prosedur, atau kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan layanan publik.

“Yang penting ada kemauan dan keberanian untuk berubah. Bahkan langkah kecil pun bisa berdampak besar jika dilakukan bersama,” ujarnya memberi semangat.

Lebih jauh, Wayan meminta agar seluruh OPD, unit kerja, BUMD, puskesmas, kelurahan, desa, dan sekolah di Bangli semakin memperkuat serta memperluas upaya pengembangan inovasi. Ia juga mengajak setiap pemangku kepentingan untuk menjadikan inovasi sebagai budaya kerja, bukan sekadar proyek musiman.

“Kami ingin Bangli benar-benar dikenal sebagai kabupaten yang terdepan dalam inovasi di Bali, bahkan nasional. Ini bukan hanya target angka, tapi upaya nyata meningkatkan kualitas pelayanan publik dan percepatan pembangunan,” pungkasnya.

Melalui webinar ini, Pemkab Bangli berharap semangat berinovasi dapat semakin mengakar. Sinergi lintas sektor diharapkan mampu menghadirkan tata kelola pemerintahan yang adaptif, kreatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sehingga Bangli terus bergerak maju menuju masa depan yang lebih sejahtera.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *