Kabar Bangli- Pemerintah Provinsi Bali bersama Pemerintah Kota Denpasar terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang terkena dampak bencana. Kamis (18/9), Gubernur Bali Wayan Koster turun langsung menyerahkan bantuan kepada para pedagang Pasar Kumbasari dan Pasar Badung, serta kepada para siswa yang terdampak banjir di Denpasar.
Acara penyerahan bantuan digelar di dua lokasi berbeda, yakni di SD Negeri 21 Dauh Puri untuk penyaluran perlengkapan sekolah, dan di Pasar Kumbasari untuk penyerahan bantuan kepada pedagang. Kehadiran Gubernur Wayan Koster bersama jajaran pemerintah daerah disambut hangat oleh para penerima manfaat yang tampak antusias.
Bantuan untuk Siswa Terdampak Banjir
Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar mencatat, terdapat sebanyak 1.400 siswa SD dan 135 siswa SMP yang menerima bantuan perlengkapan sekolah. Bantuan tersebut meliputi sepatu, tas, seragam, dan alat tulis. Penyerahan simbolis dilakukan langsung di SD Negeri 21 Dauh Puri, Denpasar.
“Kami ingin memastikan anak-anak kita tetap semangat belajar meski baru saja mengalami bencana. Perlengkapan sekolah ini diharapkan dapat meringankan beban orang tua dan memberikan motivasi bagi siswa untuk terus berprestasi,” ujar Gubernur Koster saat memberikan sambutan.
Para siswa yang hadir tampak gembira menerima bantuan tersebut. Orang tua murid juga menyampaikan rasa syukur karena bantuan ini membantu memulihkan semangat anak-anak mereka yang sempat terganggu akibat banjir.

Baca Juga : Panduan Hari Baik Bali 17 September 2025: Cek Ala Ayuning Dewasa Lengkap di Sini!
Bantuan Rp 2,7 Miliar untuk Pedagang Pasar
Selain bantuan untuk siswa, Pemerintah Provinsi Bali juga menyalurkan bantuan bagi para pedagang yang terdampak banjir di Pasar Kumbasari dan Pasar Badung. Total dana yang disalurkan mencapai lebih dari Rp 2,7 miliar untuk 373 pedagang.
Bantuan tersebut disalurkan dalam bentuk uang tunai yang langsung masuk ke buku tabungan masing-masing penerima. Proses penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Koster, didampingi pejabat terkait.
“Pedagang adalah tulang punggung ekonomi rakyat. Saat mereka tertimpa musibah, pemerintah hadir untuk membantu. Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekonomi para pedagang agar kembali bangkit dan beraktivitas seperti sedia kala,” tambah Gubernur Koster.
Para pedagang yang menerima bantuan menyatakan rasa terima kasihnya. Mereka berharap pemerintah terus memperhatikan keberlangsungan usaha kecil di pasar-pasar tradisional yang menjadi pusat perekonomian masyarakat.
Bentuk Kehadiran Pemerintah
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam situasi sulit. Baik pedagang maupun siswa merupakan kelompok masyarakat yang paling terdampak ketika terjadi bencana. Dengan adanya bantuan ini, beban mereka setidaknya dapat berkurang dan semangat untuk bangkit kembali semakin kuat.
“Ini adalah bentuk gotong royong kita semua. Pemerintah hadir, masyarakat bersemangat, dan kita akan pulih bersama,” tutup Gubernur Koster.
Acara penyerahan bantuan berjalan lancar dan penuh kehangatan. Pemerintah Provinsi Bali berkomitmen untuk terus memperluas program bantuan sosial dan pemulihan pascabencana agar seluruh lapisan masyarakat dapat kembali bangkit setelah terkena musibah.
















