Jakarta – Audit lingkungan Tapanuli kembali menjadi fokus pemerintah setelah banjir dan longsor terjadi di Kabupaten Tapanuli Selatan. Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, turun langsung meninjau kondisi hulu. Ia melakukan inspeksi udara dan darat untuk melihat penyebab bencana secara lebih jelas.

Saat berada di kawasan hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Toru dan Garoga, Hanif mendatangi tiga perusahaan besar. Perusahaan itu adalah PT Agincourt Resources, PTPN III, dan PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE). Ia ingin memastikan aktivitas usaha di sana tidak merusak lingkungan.
Baca Juga: Verifikasi APBD Bangli 2026 Belum Turun Hambat Penyusunan Dokumen Anggaran
Setelah melihat kondisi lapangan, pemerintah pun mengambil langkah tegas. Mulai 6 Desember 2025, seluruh perusahaan di hulu DAS wajib menghentikan operasional. Ketiganya juga harus hadir dalam pemeriksaan resmi pada 8 Desember di Jakarta. Dengan langkah ini, pemerintah ingin memastikan bahwa aturan lingkungan benar-benar dijalankan.
Selain itu, Hanif menegaskan bahwa pemerintah akan menghitung kerusakan dan menilai aspek hukum dari setiap temuan. Jika ada pelanggaran serius, maka penindakan pidana bisa dilakukan. Karena itu, pemerintah memperketat verifikasi semua izin lingkungan, terutama di daerah lereng curam dan aliran sungai.
Di sisi lain, KLH juga memperluas pengawasan. Deputi Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Hidup, Rizal Irawan, menjelaskan bahwa pemantauan udara menemukan pembukaan lahan dalam jumlah besar. Lahan itu dipakai untuk PLTA, pertambangan, perkebunan sawit, dan hutan tanaman industri. Akibatnya, risiko banjir dan longsor meningkat tajam.
Baca Juga: Keterbatasan Sumber Air Bangli Hambat Rencana Pencetakan Sawah Baru
Oleh karena itu, pemerintah menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengawasan di seluruh DAS strategis di Sumatera Utara. Langkah ini perlu dilakukan terutama saat curah hujan ekstrem mencapai lebih dari 300 mm per hari. Dengan tindakan tegas tersebut, audit lingkungan Tapanuli diharapkan mampu mencegah kerusakan yang lebih besar dan menjaga keamanan warga.
















