Kabar Bangli – Kantor BUMDes Trunyan mengalami kerusakan parah setelah bangunan tersebut ambruk akibat hujan lebat yang disertai angin kencang. Peristiwa ini terjadi di Desa Trunyan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, pada Senin, 15 Desember, sekitar pukul 14.47 Wita. Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kintamani sejak siang hari memicu runtuhnya bangunan yang sudah lama tidak digunakan.

Hujan deras dan hembusan angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kintamani dan sekitarnya, termasuk Desa Trunyan. Kondisi tersebut menyebabkan struktur bangunan BUMDes tidak mampu menahan tekanan cuaca. Akibatnya, bagian utama bangunan roboh dan meninggalkan puing-puing material bangunan di lokasi kejadian.
Kelian Dinas Trunyan, I Nengah Parma, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengaku berada di sekitar lokasi saat kejadian berlangsung. Menurutnya, bangunan BUMDes sudah lama kosong sehingga tidak ada aktivitas di dalam gedung ketika insiden terjadi. Kondisi itu membuat kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
Baca Juga : Suwirta Tekankan Peran Strategis Koperasi Bali
Pemerintah desa mencatat bahwa Kantor BUMDes Trunyan sudah tidak berfungsi sejak beberapa waktu lalu. Minimnya perawatan serta usia bangunan memperburuk kondisi struktur gedung, sehingga bangunan menjadi rentan ketika cuaca ekstrem datang. Aparat desa segera melakukan pengecekan lokasi untuk memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan bagi warga sekitar.
Selain itu, pemerintah desa berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan penanganan lanjutan. Aparat desa berencana membersihkan puing-puing bangunan dan memasang pembatas di sekitar lokasi guna mencegah warga mendekat. Pemerintah desa juga akan melaporkan kejadian ini kepada pemerintah kecamatan dan kabupaten sebagai bahan evaluasi.
Kejadian ambruknya Kantor BUMDes Trunyan menjadi pengingat penting bagi pemerintah daerah untuk memperhatikan kondisi bangunan publik yang sudah lama tidak difungsikan. Pemerintah desa berharap langkah antisipasi dan perbaikan ke depan mampu mencegah kejadian serupa serta menjaga keselamatan masyarakat di tengah cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi.
















